Indeks Kinerja Dosen (IKD)

A.        Latar Belakang

Universitas Riau (UR) didirikan pada tahun 1962 dengan SK. Yayasan Universitas Riau No: 02/KPTS/JUR/62 tanggal 25 September 1962. Selanjutnya berdasarkan  keputusan Yayasan ini,  Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan  melalui SK Nomor 123 tahun 1962 mensahkan berdirinya Universitas Negeri  di Pekanbaru  terhitung mulai 1 Oktober 1962 yang  terdiri dari 4 Fakultas yaitu: Fakultas Ketatanegaraan dan Ketaniagaan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam dan Fakultas Perikanan. Perkembangan pendidikan yang semakin pesat memaksa UR untuk mengembangkan program studi baru dan fakultas baru. Maka sejak itu berturut-turut terbentuk Fakultas Ekonomi tahun 1963, Fakultas Pertanian 1991, Fakultas Teknik tahun 2001, Kedokteran tahun 2001, Fakultas Hukum 2004 dan terakhir Program Studi Ilmu Keperawatan pada tahun 2005.

Fokus pengembangan UR terutama ditunjukkan oleh iklim akademik yang lebih baik yang telah dirancang dan diselaraskan dengan strategi jangka panjang pendidikan tinggi (Higher Education Long Term Strategy, HELTS). Keberhasilan di bidang pendidikan dapat ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah mahasiswa terdaftar, tingkat kelulusan mahasiswa, dan rata-rata IPK mahasiswa. Selain itu meningkatnya kualifikasi staf pengajar dan tersedianya sarana belajar mengajar yang lebih baik turut mendukung parameter keberhasilan di bidang ini. Pembukaan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Hukum, serta Program Studi Ilmu Komunikasi, Ilmu Keperawatan dan Ilmu Tanah, Teknik Kehutanan, Teknik Elektro, untuk jenjang pendidikan S1 serta beberapa bidang studi pada jenjang pendidikan magister, membuktikan bahwa UR akan mengarah pada pencapaian mutu atau standar yang berskala Internasional.

Kebijakan perencanaan dan pengembangan Universitas Riau mengacu pada kebijakan dasar pendidikan tinggi yang mencakup (1) Daya Saing Bangsa (Nation’s competitiveness); (2) Otonomi (Autonomy); (3) Kesehatan Organisasi (Organizational health).

Sasaran dari sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi adalah:

l  Meningkatnya daya serap terhadap lulusan pendidikan menengah

l  Meningkatnya angka lulusan

l  Menurunnya angka putus kuliah

l  Meningkatnya penyerapan lulusan pendidikan tinggi dalam dunia kerja

l  Meningkatnya intensitas dan kualitas penelitian

l  Meningkatnya pengabdian kepada masyarakat

l  Meningkatnya kerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Perusahaan

Pada tahun 2020, UR menjadi universitas riset sebagai pusat pemeliharaan, penemuan, dan pengembangan IPTEK, seni untuk mencapai keunggulan yang mengacu kepada Pola Ilmiah Pokok yakni Pengembangan Wilayah Perairan, nilai-nilai moral, kebudayaan dan peradaban yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Riau dan Indonesia khususnya, serta umat manusia pada umumnya. UR juga diharapkan menjadi agen pembelajaran, pembudayaan, dan pemberadaban bangsa yang efektif, efisien dan akuntabel, dalam proses transformasi budaya Indonesia menuju peradaban bangsa yang modern, madani, dan unggul.     

Oleh karena itu untuk menjamin agar mutu akademik terus berlanjut maka peranan seorang dosen sangat penting.  Mutu seoarang dosen akan dapat dipantau terus menerus melalui suatu kegiatan Audit Indeks Kinerja Dosen (IKD). Indeks ini akan memberi informasi sejauh mana kinerja seoang dosen dalam melaksanakan fungsi pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyakarat sebagai ukuran sebuah universitas menghasilkan mutu luaran yang baik dan dipercaya. Oleh karena itu kegiatan audit IKD secara berkala sangat diperlukan dan hasilnya akan sangat berguna untuk mengawal agar mutu dosen tetap konsisten.

B.         Tujuan

Tujuan pelaksanaan audit Indeks Kinerja Dosen Universitas Riau ini adalah  untuk mengetahui kinerja dosen Universitas Riau dalam bidang pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

C.         Sasaran

Sasaran yang ingin dicapai dari Pelaksanaan Audit Indeks Kinerja Dosen UR adalah diketahuinya Indeks Kinerja Dosen Universitas sebagai bagian dari implementasi fungsi dosen yang harus dipertanggungjawabkan dosen kepada institusi (UR) dan masyarakat (Stakeholer, orang tua mahasiswa dan penggguna jasa lulusan)  secara keseluruhan sehingga dapat diketahui permsalahan yang dihadapi dalam usaha meningkatkan mutu sistem pembelajaran, peelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh individu dosen.